Isolasi plasmid diawali dengan screening koloni putih-biru pada media Amp+X-gal+IPTG. Positive clone pG-xynA yang membentuk koloni berwarna putih pada media selektif Amp+X-gal+IPTG direkultur ke media cair Luria Berthani. Setelah inkubasi 1×24 jam pada temperatur ruang, hasil rekultur diambil sebanyak 1,5 ml untuk isolasi plasmid, sedangkan sisanya dibuat stok gliserol. Setelah stok transforman tersedia, disiapkan bahan-bahan yang akan digunakan dalam isolasi plasmid. Bahan-bahan yang dapat disiapkan lebih awal antara lain solution I, dan solution III. Mix TE-RNAse, mix enzim restriksi, dan solution II harus disiapkan sesaat sebelum digunakan atau freshly prepared karena bahan-bahan tersebut sangat peka terhadap perubahan temperatur.
Berikut ini komposisi bahan-bahan yang saya gunakan ketika PKL di Laboratorium CBRG, LIPI Bioteknologi.
Ket: 1unit enzim dapat memotong 1 μg/jam.
Mix enzim restriksi untuk 1x reaksi = 1,0 µl untuk sampel sebanyak 4 µl.
Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan tersedia, isolasi plasmid bisa segera dilakukan.

Jika hasil elektroforesis menunjukkan 2 pita di ukuran 3018 bp (ukuran pGEM-T Easy) dan 1266 bp (ukuran gen xynA) ligasi dinyatakan berhasil.
–Gimana? Agak rebet kah? atau justru mudah? Well, untuk mengerjakan aktivitas Lab yang berkaitan dengan bahan-bahan supersensitif seperti DNA dkk perlu kesabaran tinggi. Karena seringkali meski kita sudah berhati-hati, adaaa saja yang membuat si benda kecil tersebut gag mau nongol saat elektroforesis. Kalau ini terjadi, tetep semangat yah!!! JANGAN MENYERAH…….
Aza aza fighting!!!—
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal







