Catatan KKN (part 2): tentang kejujuran

Kejujuran itu, Ya Rabbi…
bagiku seperti sholat malam bagi mereka yg senang berkhalwat denganMu,
seperti harta di tangan para penderma,
seperti puasa bagi mereka yang ahli puasa.

Kejujuran bagiku Ya Rabbi, adalah amal terindah yang ingin selalu aku jaga.

Yang dapat membuatku berbangga seperti berbangganya orang-orang yang membawa amal-amal sholat,zakat,dan puasa mereka..saat berhadapan denganMu.

Kejujuran bagiku Ya Rabbi,
seperti anak-anak di hati seorang ibu.
seperti ladang bagi para petani.
seperti ternak bagi para peternak.

Tetapi hari ini, kutemui diriku hilang sukma.
Kejujuran itu telah aku tukar demi berlembar-lembar kertas saja. Hatiku
pasrah melawan keadaan.

Menggadai kejujuran dari hidupku…
seperti seorang ibu yang dipisah dari anak-anaknya.
seperti petani yang terbakar habis ladangnya. seperti peternak yang mati seluruh ternaknya.

Bukan karna aku tak tahu…
bukan pula karna tak sadar.
Tapi aku harus memilih hajat orang lain yang ikut ditentukan oleh tindakanku.

Pun ini akibat tawazun yang tak dapat aku jaga,
akibat ikhtiar yang tidak maksimal,
akibat komunikasi yang tak terjalin dg benar.

Kini,
aku tak punya lagi muka di hadapanMu.
Aku tak mampu menjaga amal andalanku bersamaan dengan menjaga hak sodaraku.

Maafkan aku Ya Rabbi.

==Melewati satu bulan di tempat KKN==

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s