Annual Tax for Wearing Veil: EUR 1000 in Netherland

Disadur dari Eramuslim (19/09/2009) dg judul asli: Belanda Berlakukan Pajak Kerudung EUR 1000
Geert Wilders, ketua fraksi Partij voor de Vrijheid/PVV bikin ulah. Dalam debat pemandangan umum yang membahas RAPBN 2010 kerajaan belanda pada rabu (16/09/09) ia menyampaikan gagasannya agar pemerintah Belanda memberlakukan pajak kerudung sebesar EUR 1000 per tahun per kepala, yang setara dengan Rp. 14,3 jt. Pajak yang dinamai kopvoddertax itu wajib dipungut! Alasannya, kerudung bukan kebudayaan Belanda, merusak pemandangan, dan dinilai sbg simbol penindasan.
Tapi beruntunglah dalam debat tsb bermunculan tanggapan yang cerdas+kritis dari perwakilan dua fraksi lainx, yakni fraksi demokrat dan fraksi partai sosialis.
Alexander Pechthold, ketua fraksi demokrat mula-mula menganggap itu sbg kelakar belaka. Kalau memang serius, Wilders dipersilakan untuk walkout dari ruang sidang, seperti kebiasaannya selama ini.
Agnes Kant, ketua fraksi partai sosialis berbalik mengusulkan agar diberlakukan pajak waterstofperoxide (H2O2). Waterstofperoxide digunakan Wilders untuk membuat warna rambutnya menjadi blonde alias pirang.
=maklum sodara-sodara, Wilders sebenarnya yahudi dari garis ibu, asal jawa timur semasa kolonial Belanda yang rambut aslinya berwarna hitam= (sumber: detikcom).
Tidak hanya itu, Kant juga secara kritis menanyakan perihal keppeltje (kopiah penganut Yahudi), apakah perlu dipungut pajak juga?
Wilders terhenyak, lalu menjawab keppeltje tidak termasuk.
Kant mencecar lagi dengan pertanyaan lain, ‘bagaimana dengan para penganut Kristen dan Katolik di kota-kota kecil dan desa yang masih banyak mengenakan kerudung?’
-Dan…tahukah jawaban Wilders?-
“Pajak tsb hanya berlaku KHUSUS BAGI PENGANUT ISLAM”. Perdebatan makin seru. Famke Halsema dari Green Links juga mempertanyakan cara menjalankan kebijakan tsb. Pasalnya, jika diterapkan, UU tsb hanya akan berlaku bagi sebagian warga negara saja (baca: muslimah) , sementara yang lain tidak.
=Lha iya, moso’ polisi musti interogasi si pemakai kerudung satu-satu cuman buat memastikan Islam, Kristen, apa Katholik!=
Selanjutnya Halsema juga menegaskan bahwa gagasan Wilders tsb merupakan bentuk anti kebebasan, dan tak sesuai dengan nama partainya. Gagasan seperti itu adalah PENINDASAN dan PEMAKSAAN terhadap warga negara dalam menggunakan haknya.
Atas tanggapan-tanggapan tsb, Wilders tak memberikan jawaban konkrit, kecuali mengatakan bahwa kebijakan itu akan memberikan efek jera.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s