Lelaki yang Mencintaimu di Jalan Allah

Suatu saat seorang perempuan ditanya oleh temannya, “Lelaki seperti apakah yang kau inginkan sebagai suami?”. Dengan singkat perempuan tersebut menjawab, “Lelaki yang mencintaiku di jalan Allah”.

Temannya tersebut mengerutkan kening, menuntut penjelasan dari jawaban sang perempuan tadi. “Baiklah biar kujelaskan”, lanjut perempuan tadi.

“Lelaki yang mencintaiku di jalan Allah akan membangunkanku untuk sholat subuh sekalipun ia tahu aku tidur sangat larut dan kelelahan. Tetapi lelaki yang mencintaiku TIDAK di jalan Allah, ia akan membiarkanku tetap terlelap tidur hingga waktu sholat subuh pun berlalu.”

“Seorang lelaki yang mencintai istrinya akan memenuhi kebutuhan istrinya dengan cara apapun. Tetapi lelaki yang mencintaiku di jalan Allah, hanya akan menyenangkanku dengan nafkah yang halal.” “Lelaki yang mencintaiku di jalan Allah, melihat kekurangan akhlakku sebagai anugrah yang perlu diperbaiki. Tetapi lelaki yang mencintaiku TIDAK di jalan Allah akan membiarkanku tetap keliru hingga akhlak ku merusaku.”

Perempuan itu menghela nafas, kemudian melanjutkan kembali penjelasannya. “Seorang lelaki yang mencintaiku di jalan Allah menginginkan agar aku kian indah di matanya dan di mata Tuhannya. Jika aku tidak dicintainya suatu hari nanti, ia tidak akan mendzalimiku.” Teman sang perempuan itu tersenyum, matanya memancarkan kepuasan atas penjelasan tersebut.

Ia beranjak dari sang perempuan dengan sebuah do’a, “Semoga engkau mendapatkan lelaki yang mencintaimu di jalan Allah.”